Banyak diantara pasangan menikah atau suami istri saat ini yang memutuskan untuk childs free atau tidak memiliki anak. Hal ini tidak hanya berlaku di negara-negara maju saja, melainkan juga di Indonesia sendiri. Penyebabnya tidak lain adalah banyak diantaranya yang masih belum siap dengan mahalnya biaya kebutuhan anak kedepannya. Banyak orang yang masih belum siap dengan hal tersebut, mengingat biaya untuk kebutuhan diri saja masih belum tercukupi.
Namun juga tidak jarang diantaranya yang tetap memilih punya momongan dengan berbagai persiapan matang yang sudah dilakukan. Setidaknya penting untuk tahu terlebih dahulu sebenarnya apa saja biaya kebutuhan bayi? Berikut ini diantaranya, yaitu:
- Popok bayi, jarang diantara orang tua yang mengandalkan popok kain di zaman sekarang ini, rata-rata pasti sudah menggunakan diaper sekali pakai karena lebih hemat. Namun sebanding dengan hal tersebut maka biaya yang harus dikeluarkan untuk pemakaiannya juga relatif lebih mahal.
- Perawatan kesehatan, faktanya di usia yang masih kecil bayi ini lebih rentan terserang penyakit, karena kondisi kekebalan tubuh mereka yang masih lemah. Jadi butuh lebih banyak biaya perawatan termasuk diantaranya juga untuk imunisasi.
- Biaya untuk kebutuhan makan serta nutrisi, jangan lupakan juga nutrisi seimbang yang digunakan untuk mendukung tumbuh kembang mereka, karena banyak diantaranya yang tidak full ASI, melainkan juga ditunjang dengan susu formula, dimana harga susu formula ini juga tidak dapat dikatakan murah.
- Pakaian bayi, bayi ini lebih cepat tumbuh dibandingkan dengan orang dewasa, itulah mengapa pakaian mereka nantinya juga lebih sering harus gonta-ganti, jadi siapkan juga uang atau biaya untuk kebutuhan pakaian anak.
- Biaya pengasuh, untuk orang tua yang keduanya sama-sama bekerja, tentu tidak sempat untuk merawat anak sendiri, apalagi perawatan bayi bisa selama 24 jam, sehingga harus menyewa jasa pengasuh yang harganya juga tidak sedikit.
Harus benar-benar siap secara mental serta keuangan jika ingin punya anak, karena semakin banyak anak yang dimiliki maka nantinya biaya kebutuhan juga makin mahal