Banyak orang yang merasa dimudahkan dengan hadirnya internet, termasuk juga untuk kebutuhan berbelanja, karena sekarang ini tidak perlu kemana-mana, hanya dari rumah maka sudah bisa memenuhi kebutuhan belanja hanya dengan sekali klik. Namun kerab kali kebiasaan semacam ini justru menjadi awal permasalahan baru dalam keuangan keluarga, apalagi ketika Anda memiliki kebiasaan compulsive spending atau suka melakukan pembelian secara tidak terduga, sehingga membuat pengeluaran juga semakin besar.
Cara Mengatasi Compulsive Spending
Agar nantinya kondisi keuangan keluarga tetap aman, maka pastinya Anda butuh mengobati atau mengatasi masalah utamanya terlebih dahulu, yaitu compulsive spending, berikut ini diantara langkah-langkahnya, yaitu:
- Membedakan antara kebutuhan serta keinginan, faktanya ada begitu banyak orang yang tidak bisa membedakan manakah diantaranya yang termasuk sebagai kebutuhan mereka, serta mana yang termasuk sebagai keinginan. Sehingga apapun yang tampak menarik pasti akan dibeli, padahal sebenarnya tidak begitu dibutuhkan. Hal inilah yang membuat Anda jadi semakin boros.
- Menerapkan sistem keuangan yaitu one to one, ini adalah sebuah langkah mengelola keuangan dengan cara menabung atau berinvestasi dengan jumlah yang sama dengan yang dihabiskan untuk kebutuhan konsumtif. Jadi nantinya besarnya pengeluaran Anda akan sebanding dengan uang yang dapat disave atau ditabung ini.
- Mengubah mindset Anda mengenai pengeluaran serta kebiasaan dalam berbelanja, pastikan untuk selalu mengutamakan atau memprioritaskan kebutuhan yang sifatnya produktif sebelum jenis kebutuhan lain yang justru konsumtif.
- Mengalokasikan keuangan dengan rasio yang tepat, langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan mencoba mengalokasikan keuangan Anda pakai rasio secara tepat, diantaranya adalah 50 persen digunakan untuk kebutuhan pokok, 30 persen uang atau dana tersebut untuk menabung atau investasi, sedangkan 20 persen diantaranya untuk kebutuhan yang bersifat konsumtif.
- Membuat target keuangan di masa depan, karena bagaimanapun juga dengan adanya target ini dapat dijadikan sebagai sebuah motivasi untuk menjadi lebih baik kedepannya.
Terapkan mulai dari sekarang untuk membantu membuat keuangan keluarga jadi lebih sehat atau aman.
Baca juga: Langkah Kelola Keuangan Secara Tepat Agar Makin Kaya