Menunaikan ibadah haji ke tanah suci merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilakukan bagi mereka yang sudah mampu. Mampu di sini bukan berarti saat Anda sudah kaya saja, namun bisa memampukan diri untuk memenuhi undangan Allah SWT. Sekarang ini ada cara yang bisa membantu Anda untuk memampukan diri yaitu dengan ikut tabungan haji yang dibuka di berbagai bank nasional. Lain bank lain kebijakan yang diterapkannya sehingga Anda perlu memilih dengan jeli bank mana yang bisa memberikan layanan tabungan untuk naik haji yang pas dengan kebutuhan.
Bagi Anda yang ingin memulai memampukan diri untuk naik haji dengan membuka tabungan, berikut ini adalah tips memilih tabungan naik haji:
- Bank terpercaya.
Pilihlah bank nasional yang terpercaya dan telah memiliki kredibilitas yang baik. Anda bisa melihat dengan adanya logo OJK di kantor cabang bank tersebut. - Dana awal tabungan.
Beberapa bank menerapkan dana awal menabung yang kecil hingga Rp. 100 ribu. Namun ada juga yang langsung menerapkan dana awal tabungan besar hingga Rp. 1 juta. Anda bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan. Besar kecil dana nantinya akan masuk ke tabungan Anda sehingga lebih cepat terkumpul akan lebih baik. - Asuransi.
Pilihlah tabungan yang dilengkapi dengan jasa asuransi perjalanan untuk berangkat beribadah haji. - Setoran bulanan.
Setiap tabungan untuk naik haji akan memberikan nilai minimal untuk setoran setiap bulannya. Beberapa memberikan setoran wajib yang sangat mudah seperti Rp. 10 ribu namun beberapa lainnya memberikan nilai setoran yang lebih tinggi seperti Rp. 500 ribu. Anda bisa memilih yang paling sesuai kemampuan dan perlu diingat bahwa semakin besar menabung maka semakin cepat Anda akan mendaftar haji.
Pilihlah tabungan haji yang sesuai dengan keleluasaan dan kebutuhan Anda menggunakan point-point di atas. Setelah menemukannya, jangan ragu untuk langsung membukanya karena semakin cepat Anda memiliki tabungan akan semakin terbuka lebar kesempatan berhaji lebih cepat. Selain materi, tentu Anda juga harus mempersiapkan kebutuhan lainnya seperti fisik dan tata cara berhaji.