Mengenal Perbedaan Tabungan Konvensional dan Tabungan Syariah, Jangan Sampai Salah Pilih

Menabung menjadi salah satu upaya untuk mengelola keuangan menjadi lebih baik dan juga digunakan untuk mempersiapkan dana darurat. Mereka yang terbiasa menabung kedepannya tidak akan takut jika seandainya mengalami masalah yang berhubungan dengan finansial, karena sudah memiliki uang cadangan. Ada banyak sekali alternatif yang bisa digunakan untuk menyimpan uang atau menabung ini, diantaranya adalah dengan mengandalkan bank. Anda bisa memilih jenis tabungan konvensional maupun syariah.

Memang pada dasarnya tidak bisa dipungkiri jika seandainya di Indonesia ini ada dua jenis bank besar yang memberikan layanan simpan pinjam, diantaranya adalah syariah dan juga konvensional. Lalu apakah yang membedakan tabungan syariah dan juga konvensional ini? berikut beberapa hal yang harus Anda ketahui sehingga tidak salah pilih, yaitu:

  1. Akad, perbedaan utama terletak pada akad, dimana memang setiap transaksi di bank berbasis syariah berbasis akan akad, termasuk juga diantaranya dalam hal menabung ini. sedangkan pada bank konvensional tidak. Akan yang umumnya digunakan pada tabungan syariah adalah wadi’ah dan juga mudharabah.
  2. Pembagian keuntungan, keuntungan yang diterima ketika menabung di bank konvensional sudah pasti dari besaran bunga yang diberikan kepada nasabah tersebut. Namun bank syariah karena menggunakan prinsip ekonomi islam tidak mengenal adanya bunga atau riba, sehingga sistem pembagian keuntungan yang digunakan juga berbeda.
  3. Fiture-fiture khusus, untuk tabungan syariah mereka memang menerapkan adanya beberapa fiture khusus seperti tabungan haji, kemudian juga ada wakaf hingga kurban. Berbeda dengan tabungan pada bank konvensional, mereka hanya menawarkan adanya tabungan haji dan terkadang disertai juga dengan produk asuransi jiwa kepada pemilihnya untuk memberikan proteksi kepada nasabah.

Jadi lebih tertarik pilih yang mana? Tabungan konvensional atau tabungan haji, pertimbangkan baik-baik agar tidak menyesal. Karena memang tak jarang beberapa masyarakat muslim yang sangat mempertimbangkan apakah produk keuangan yang mereka gunakan selama ini haram atau tidak, sehingga lebih memilih menggunakan produk-produk keuangan yang ditawarkan oleh bank berbasis syariah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *