Anak perantauan yang tinggal jauh dari keluarga atau anak kos, sering kali mengalami masalah mengenai pengaturan keuangan karena kebutuhan harus disesuaikan dengan kiriman uang yang diberikan orang tua. Bagi yang sudah bekerja, maka bisa menjadi lebih ringan, namun untuk anak kos yang sedang kuliah, menyesuaikan kebutuhan agar tidak kekurangan menjadi tantangan tersendiri. Jika Anda juga memiliki pengalaman yang sama, berikut ini adalah tips hemat ala anak kos meski di akhir bulan yang bisa Anda terapkan:
- Belanja satu kali dalam sebulan.
Semakin sedikit Anda pergi ke pusat perbelanjaan maka akan semakin sedikit kesempatan untuk melakukan pemborosan. Karenanya, lakukan belanja bulanan sekali sebulan dengan mencatat kebutuhan selama sebulan terlebih dahulu dan patuhi daftar belanja tersebut. - Sedia bahan makanan.
Agar hemat, maka Anda harus mengurangi jajan atau makan di luar. Sediakan bahan makanan dan memasaklah. Anda bisa menyediakan beras, telur, sarden, atau makanan yang mudah diolah jika kesulitan memasak. Dengan menanak nasi, Anda bisa membeli sayuran serta lauk untuk dimakan satu hari yang memiliki harga lebih murah dibandingkan membeli makanan setiap kali jadwal makan. - Membudget pengeluaran.
Sebagai anak muda, pengeluaran untuk gaya hidup sering kali lebih besar dibandingkan untuk kebutuhan sehari-hari. Untuk menghemat uang saku, sebaiknya Anda melakukan budget yang disesuaikan dengan kondisi keuangan. Contoh pengeluaran yang perlu di budget adalah uang pulsa, uang transport dan uang untuk membeli pakaian. - Kurangi jalan-jalan.
Agar tak lapar mata melihat jajanan atau barang yang sedang trend, sebaiknya tidak membiasakan diri jalan-jalan tanpa tujuan yang penting.
Dengan tips hemat ala anak kos meski di akhir bulan tersebut di atas, Anda bisa mengurangi pengeluaran sehingga uang saku tetap bisa dipakai hingga tiba periode uang masuk berikutnya. Namun untuk bisa melakukannya dengan baik dan berkelanjutan, Anda juga memerlukan mental dan tekad yang kuat agar tidak mudah terbujuk oleh godaan dan mengeluarkan uang yang kurang perlu.