Cara Mengelola Uang Belanja dari Suami Bagi Ibu Rumah Tangga

Banyak sekali tugas seorang ibu rumah tangga di rumah. Salah satunya adalah mengelola keuangan agar berbagai kebutuhan keluarga dapat terpenuhi dengan baik. Bagi ibu rumah tangga yang tidak bekerja, maka penghasilan suamilah yang digunakan setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan dan kewajiban keluarga. Mengelola keuangan keluarga merupakan hal yang susah-susah gampang apalagi jika penghasilan suami masih pas-pasan. Bagi Anda ibu rumah tangga, berikut ini adalah cara mengelola uang dari suami agar berbagai kebutuhan dan kewajiban keluarga dapat terpenuhi dengan maksimal:

  1. Bayar kewajiban di awal.
    Begitu mendapatkan penghasilan dari suami yang didapatkan dari gaji bulanan, segera bayarkan kewajiban tetap tiap bulan seperti angsuran rumah, kendaraan, biaya sekolah anak hingga tagihan listrik, air dan sebagainya. Jika penghasilan dalam mingguan, maka Anda bisa membayarkan kewajiban yang ada di minggu tersebut.
  2. Menabung.
    Setelah diambil untuk membayar kewajiban, jangan lupa ambil untuk tabungan wajib setiap bulannya. Tabungan ini untuk kebutuhan emergency yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Sebaiknya uang tabungan diambil dalam jumlah yang cukup besar namun tidak digunakan untuk membeli barang konsumtif atau mewah.
  3. Belanja bulanan.
    Belanja kebutuhan rumah tangga sebulan sekali untuk menghindarkan Anda dari sering mengunjungi toko atau swalayan. Buat rencana belanja sesuai dengan kebutuhan dan jumlah pemakaian sebulan. Patuhi rencana tersebut setiap bulannya sehingga Anda dapat memperkirakan kebutuhan belanja di periode mendatang.
  4. Uang transport mingguan.
    Bagi sisa uang menjadi jumlah minggu di bulan tersebut kemudian gunakan setiap bagiannya untuk memenuhi kebutuhan biaya transportasi, biaya uang saku anak dan lainnya. Jika di akhir minggu masih sisa, masukkan ke dalam tabungan rumah tangga yang dapat dipakai untuk berbagai kebutuhan.

Terapkan cara mengelola uang rumah tangga di atas untuk mengatur penghasilan dan kebutuhan keluarga. dari cara tersebut, dapat diketahui bahwa semakin besar kewajiban, maka budget untuk kebutuhan sehari-hari juga akan semakin berkurang. Karenanya jangan mengambil kredit atau angsuran lain jika dirasa penghasilan belum mencukupi untuk hal tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *