Tentunya setiap pasangan kekasih ingin membawa hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius bukan, apalagi jika bukan pernikahan. Hanya saja memang tidak dapat dipungkiri jika seandainya untuk menikah juga butuh biaya tidak sedikit, bukan hanya memikirkan masalah biaya pesta saja, melainkan juga kedepannya setelah menikah, sebut saja tempat tinggal, kendaraan, tabungan pendidikan dan sejenisnya. Hal yang terasa sangat sulit apalagi dengan gaji pas-pasan yaitu UMR.
Berikut ini diantaranya ada beberapa tips nabung guna persiapan menikah, bagi Anda yang gajinya masih UMR, yaitu:
- Buatlah rekening khusus untuk tabungan pernikahan, jangan mencampur adukkan antara uang tabungan pernikahan dan tabungan yang lainnya. Agar bisa lebih fokus digunakan untuk kebutuhan menikah, maka sebaiknya Anda membuat rekening khusus juga, sehingga ada 2 jenis tabungan berbeda.
- Menyisihkan setidaknya 15 persen dari gaji Anda secara disiplin setiap bulan, kunci dari menabung adalah harus bisa disiplin atau konsisten, Anda dapat memulainya dengan menyisihkan paling tidak sebesar 15 persen dari total penghasilan untuk ditabung, paling tidak dalam jangka waktu 3 tahun sudah cukup digunakan untuk biaya catering serta gedung.
- Simpan uang untuk kencan di luar, jangan terlalu sering keluar untuk kencan, dibandingkan dengan menggunakan uang kencan tersebut untuk makan atau nonton yang tentunya cukup menguras isi kantong, lebih baik Anda memasukkannya kedalam rekening tabungan saja. pilih alternatif kencan di rumah yang sekiranya tidak memakan banyak biaya.
- Bekerjasama dengan pacar, jangan hanya Anda sendiri yang menabung untuk kebutuhan pernikahan, melainkan pacar juga harus ikut andil disini, sehingga hasil yang dikumpulkan lebih banyak. Juga sama-sama terhindar dari perilaku boros ketika berpacaran.
- Kurangi jajan di luar dan bawa bekal ke tempat kerja, hal ini juga sangat efektif untuk menghemat pengeluaran.
Jadi mulailah merencanakannya sekarang juga, tanpa ada action tentunya akan sulit untuk mewujudkan keinginan menikah, ingat yang dipikirkan bukan sekedar biaya pernikahan, melainkan juga biaya hidup selanjutnya setelah menikah.