Tips Menabung di Rumah Untuk Pemilik Warung Kelontong

Memiliki usaha di rumah sekecil apapun dapat menjadi sumber penghasilan yang bermanfaat bagi keluarga. Seperti contohnya adalah dengan membuka toko kelontong di rumah dengan sasaran pembeli para tetangga dekat. Meski berskala rumahan dengan modal seadanya tetapi jika dilakukan dengan konsisten, dapat menghasilkan pendapatan yang lumayan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Apalagi jika hasilnya bisa ditabung sedikit demi sedikit bukan tak mungkin dapat digunakan untuk kebutuhan lain yang lebih besar.

Laba dari toko kelontong memang tak seberapa jika dilihat dari item penjualannya. Namun jika ditotal dalam sehari sudah dapat dipakai untuk kebutuhan kecil misalnya uang jajan anak, membayar iuran rukun tangga dan lainnya. Tetapi jangan lantas keuntungan sehari langsung dipakai habis untuk kebutuhan-kebutuhan harian. Ada baiknya memulai menabung dari laba harian untuk kebutuhan yang lebih besar. Agar lebih mudah mengumpulkan tabungan dari uang kecil tanpa mengambil modal, berikut ini caranya:

  1. Sediakan 2 kaleng untuk membagi uang hasil penjualan. Namai kaleng 1 sebagai kaleng modal dan kaleng 2 sebagai kaleng laba.
  2. Saat terjadi penjualan, bagi uang ke dalam kaleng-kaleng tersebut sesuai dengan jumlah modal atau harga beli dan sisanya sebagai laba. Misalnya Anda menjual sabun harga Rp. 2.000 dengan modal Rp. 1.500. Maka masukkan Rp. 1.500 ke kaleng 1 dan Rp. 500 ke kaleng 2.
  3. Setelah penuh satu hari dan menutup toko. Hitung kaleng laba, ambil 1/3 bagian untuk ditabung dan sisanya untuk kebutuhan hari esok. Misalnya kaleng laba dalam satu hari ada 30 ribu, maka ambil Rp. 10.000 untuk disimpan dan Rp. 20.000 untuk belanja atau kebutuhan lain keesokan harinya.
  4. Jangan mengambil uang dari kaleng untuk kebutuhan kecuali sangat mendesak dan tidak ada uang lainnya.

Dengan menerapkan tips di atas, Anda akan terbiasa untuk tidak membuat pengeluaran melebihi penghasilan hari sebelumnya. Akan tetapi tentu saja hal ini bisa diterapkan dengan baik jika ada penghasilan lain yang lebih pasti dan lebih banyak untuk menutup kebutuhan harian dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *