Siapa sih yang tak ingin punya rumah sendiri khususnya bagi mereka pasangan yang sudah menikah? Tinggal dengan orang tua memang bisa menjadi pilihan sebelum punya rumah sendiri namun tak ada salahnya memiliki rumah pribadi untuk masa depan keluarga yang lebih harmonis. Faktor ekonomi atau penghasilan sering kali menjadi penghambat seseorang untuk bisa memiliki rumah sendiri. Meski dirasa jumlah penghasilan masih cukup untuk membayar angsuran KPR, namun Anda tetap harus memiliki uang cash untuk membayar uang muka atau DP dan biaya lain yang menyertai akad pembelian rumah. Ingin cepat beli rumah sendiri? Berikut ini adalah tips menabung yang bisa Anda untuk mengumpulkan uang DP rumah:
- Punya rekening khusus.
Buka rekening khusus untuk tabungan DP rumah dimana rekening tersebut tidak boleh diambil kecuali betul-betul darurat seperti masalah kesehatan sedangkan Anda tidak memiliki dana lain.
- Sisihkan uang penghasilan.
Cara menabung yang benar adalah di awal ketika menerima penghasilan, dan bukan dari sisa uang setelah pengeluaran. Tentukan berapa nominal uang yang akan Anda tabung setiap bulannya atau setiap punya penghasilan. Sesuaikan dengan kebutuhan rata-rata satu bulan dan dengan nominal uang muka yang dibutuhkan. Misalnya DP yang dibutuhkan sekitar Rp. 35 juta, Anda bisa memberi target menabung Rp. 2 juta atau Rp. 3 juta setiap bulannya.
- Kurangi pengeluaran yang tidak perlu.
Membiasakan hidup hemat adalah cara agar bisa memiliki uang lebih banyak untuk ditabung. Jangan mengikuti gaya hidup berlebihan yang hanya akan menghabiskan penghasilan sedangkan kebutuhan pokok yaitu rumah belum terpenuhi.
- Batasi hutang.
Perlu diingat bahwa Anda akan mengambil kredit untuk rumah tinggal sehingga diharapkan tidak ada hutang lain yang menjadi kewajiban sehingga uang muka dapat terkumpul lebih cepat dan masa kredit rumah dapat diambil lebih singkat.
Itulah cara menabung yang bisa Anda terapkan jika ingin mendapatkan uang muka untuk kredit rumah dengan lebih cepat. Terapkan pola hidup sederhana agar tak ada penghasilan yang dikeluarkan hanya karena gaya hidup yang tidak perlu.