Dalam merencanakan keuangan keluarga, tentunya Anda sudah punya pos-pos tersendiri yang harus dipenuhi bukan, mulai diantaranya adalah kebutuhan belanja, tabungan, cicilan sampai satu lagi yang sering kali dilupakan adalah dana darurat. Faktanya memang ada banyak diantara rumah tangga yang melupakan pos financial yang satu ini, padahal sebenarnya punya peran penting sebagai backingan jika ada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi dan butuh uang secepatnya.
Dana darurat ini adalah uang khusus yang nantinya bisa menjadi penolong pada saat-saat tertentu, seperti ketika jatuh sakit, mengalami kecelakaan, keluar dari pekerjaan dan sebagainya, agar tidak sampai berhutang kepada pihak lain. Lalu bagaimana langkah menyiapkan pos keuangan keluarga yang satu ini? berikut yang harus diketahui, yaitu:
- Menentukan jumlah dana darurat yang harus dikumpulkan, idealnya jumlah dana darurat yang ada di dalam rekening Anda adalah 3 hingga 12 bulan total income, tergantung apakah Anda masih single atau sudah berkeluarga, karena kebutuhan jadi lebih tinggi ketika sudah berkeluarga.
- Menentukan jangka waktu pengumpulan serta cara untuk mendapatkannya, selanjutnya yang dapat dilakukan adalah berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan uang tersebut, serta yang tidak kalah penting cara untuk mengumpulkannya, bisa dengan mencari alternatif penghasilan tambahan sampai dengan menjual barang yang sudah tidak dipakai lagi.
- Memantau dana darurat tersebut, jangan sampai di tengah jalan justru sudah dipakai untuk kebutuhan lain, tidak sesuai dengan tujuan utama. Sehingga harus selalu dipantau, pastikan bahwa jumlahnya senantiasa bertambah, bukan sebaliknya jumlah justru turun.
- Hanya gunakan sesuai dengan kebutuhan darurat, contohnya adalah membiayai pengobatan ketika sakit, apalagi saat tidak punya biaya berobat, service kendaraan dan sejenisnya.
Dana darurat ini punya peran penting dalam keuangan keluarga, apalagi jika seandainya Anda tidak ingin sampai terjebak hutang, maka wajib punya. Jika dalam jangka waktu yang lama tidak segera terpakai, solusinya agar lebih aman maka bisa Anda alihkan sebagai modal untuk memulai investasi, bisa dibelikan aset agar bisa lebih berkembang.