Di masa krisis seperti sekarang, penghematan perlu dilakukan di berbagai bidang rumah tangga untuk menyelamatkan keuangan. Seperti diketahui banyak orang telah terkena PHK akibat pandemi yang terjadi di berbagai dunia termasuk di Indonesia. Meski penghasilan semakin berkurang namun kebutuhan sehari-hari tetap harus dipenuhi untuk bisa bertahan hidup. Caranya adalah dengan berhemat tanpa mengurangi manfaat dan tujuan dari kebutuhan tersebut. Salah satu contohnya adalah dengan mengubah pola makan termasuk dalam kegiatan masak di dapur untuk menghemat pengeluaran. Apa saja caranya?
- Hindari gorengan.
Jika Anda terbiasa dengan lauk yang digoreng, kini beralihlah ke lauk yang bisa diolah dengan cara direbus, dikukus atau dimasak bersama dengan sayur. Sebagai contoh, masukkan daging ke dalam sayur sop sehingga Anda tak perlu lagi menggorengnya. Jika terbiasa dengan membuat sambal matang, kali ini matangkan cabe dan bumbu lain dengan merebusnya terlebih dahulu. - Kurangi pilihan.
Jika biasanya Anda memasak lebih dari satu pilihan sayur atau lauk, kini mulai berhemat dengan hanya memasak satu jenis sayur dan lauk dalam satu hari. Biasakan anak untuk tidak memilih-milih makanan untuk membantu keuangan keluarga. - Hemat bumbu.
Meski tak seberapa, namun menghemat bumbu masakan juga bisa membantu penghematan ekonomi keluarga khususnya untuk bumbu siap pakai. Selain itu tubuh juga akan lebih sehat jika Anda menyantap makanan tanpa bumbu berlebihan. - Berkebun.
Di masa pandemi seperti sekarang adalah saat yang tepat untuk mulai menanam sayuran sendiri di pekarangan. Dengan begitu ada bahan makanan yang bisa Anda masak tanpa perlu membeli misalnya terong, cabe, tomat, bayam, kangkung dan sebagainya. Anda juga bisa beternak ikan kecil-kecilan di ember atau kolam seperti lele atau nila.
Dengan menghemat bahan makanan di dapur, Anda akan membantu mengurangi pengeluaran harian untuk menyesuaikannya dengan penghasilan yang sekarang. Namun jangan berhenti hanya di penghematan karena yang lebih penting adalah menambah penghasilan dengan pekerjaan lain atau membuka usaha untuk mengembalikan kestabilan keuangan keluarga.